Warga Desa Suka Maju Baturaja Barat Kecewa dengan Sumur Bor Kering di Musim Kemarau

oleh -846 Dilihat

SIGAP86.COM  – Warga Desa Suka Maju, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten OKU, merasa kecewa dan bersedih atas kondisi sumur bor yang dibangun dengan alokasi Dana Desa. Sumur bor ini, yang seharusnya menjadi penyedia air penting selama musim kemarau, ternyata tidak memberikan manfaat yang diharapkan. ( 22/09/23 ).

 

Para warga mendapati bahwa sumur bor hanya berisi air selama musim hujan, tetapi kering sepenuhnya saat kemarau. Setelah dilakukan investigasi oleh media lokal, diketahui bahwa kedalaman sumur bor ini hanya sekitar 5 meter, jauh dari klaim pembuatnya yang menyebutnya memiliki kedalaman 40 meter.

Baca Juga :  Pengunjuk Rasa Brutal,Baku Hantam Dengan Pihak Keamanan

 

Mursilawati, salah satu warga, mengungkapkan bahwa dia pernah bertanya kepada pembuat sumur tentang kedalaman yang diperlukan untuk mendapatkan air, namun ternyata informasi yang diberikan tidak akurat. Hal ini membuat warga terpaksa mencari air di sungai untuk mandi, mencuci, dan keperluan rumah tangga mereka.

 

Buk Husnil Khotifah Nasution juga mengamati bahwa air dari sumur bor ini lancar selama musim hujan, tetapi tidak ada selama kemarau, menjadikannya hampir tidak berguna. Ia menyatakan bahwa sumur bor seharusnya memiliki kedalaman yang memadai dan pasokan air yang cukup, yang sayangnya tidak terpenuhi dalam kasus ini.

Baca Juga :  Merasa Tersisihkan,Kecewa,Dengan Pemerintah, Sejumlah Warga Kemelak Mendatangi Posko YPN

 

Namun, saat diwawancarai, Kepala Desa Sukamaju, Alendra, menjelaskan bahwa sebelumnya sumur bor ini berfungsi baik saat musim kemarau. Kemungkinan masalah terjadi karena kerusakan dalam sumur saat warga melakukan perbaikan pada salah satu komponennya. Kades juga menekankan pentingnya berkoordinasi dengan pemerintahan desa saat melakukan perbaikan sumur bor.

 

Alendra berkomitmen untuk menganggarkan perbaikan sumur bor tersebut dalam tahun anggaran berikutnya, dengan harapan dapat mengatasi kendala yang sedang dihadapi saat ini. Dia juga menekankan bahwa proses pembuatan sumur bor harus melibatkan musyawarah dan usulan dari warga.

 

Baca Juga :  Pemda OKU Selatan Belum Pastikan Pelaksanaan Sholat Idul Adha

Di sisi lain, seorang warga bernama J dari Kampung 2 Desa Sukamaju mengungkapkan kejanggalan dalam pembuatan sumur bor tersebut sejak awal. Lokasi sumur bor yang dulunya adalah lahan rawa ternyata menjadi kering saat musim kemarau. Hal ini mungkin menjadi faktor penyebab keterbatasan pasokan air dari sumur bor tersebut.

 

Demikianlah, kondisi sumur bor yang tidak berfungsi secara memadai telah mengecewakan warga Desa Suka Maju Baturaja Barat, dan mereka berharap agar masalah ini segera diatasi untuk memenuhi kebutuhan air selama musim kemarau yang panjang. ( rell/Jim )

Print Friendly, PDF & Email

No More Posts Available.

No more pages to load.