Tugas Dan Tanggung Jawab Guru Diterbitkan Redaksi : Jum’at, (25/06/2021)

oleh -1124 Dilihat

 

Baturaja OKU,sigap86.com-
Tugas dan tanggung jawab seorang guru diantaranya adalah menciptakan suasana suasana pembelajaran yang dapat memotivasi siswa untuk belajar dengan baik dan semangat. Tugas seorang guru itu mencakup beberapa hal, yaitu sebagai berikut: guru memiliki tugas yang beragam yang berimplementasi dalam bentuk pengabdian. Tugas tersebut meliputi bidang profesi, bidang kemanusiaan, dan bidang kemasyarakatan. Tugas guru sebagai profesi meliputi mendidik, mengajar dan melatih.

Mendidik berarti mengembangkan dan mengembangkan nilai-nilai hidup dan kehidupan. Mengajar berarti mendukung dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Sedangkan melatih berarti mengembangkan keterampilan-keterampilan pada siswa.

Menyebutkan tugas dan tanggung jawab guru, yaitu: (a) Guru sebagai pengajar, (b) Guru sebagai pembimbing, dan (c) guru sebagai administrator. Ketiga tugas guru di atas merupakan tugas pokok profesi guru. dimana guru sebagai penanggung jawab tugas dalam merencanakan dan melaksanakan pengajaran. Guru sebagai pembimbing memberi tekanan kepada tugas, memberikan bantuan kepada siswa dalam memecahkan masalah yang dihadapinya. Sedangkan guru sebagai administrator kelas pada hakikatnya merupakan jalinan antara pengajaran dan ketatalaksanaan pada umumnya.

Tanggung jawab guru menurut Hamalik (2004: 127), yaitu sebagai berikut:

Guru harus menuntut murid-murid belajar. Tanggung jawab guru yang terpenting adalah merencanakan dan menuntut belajar siswa melakukan kegiatan-kegiatan guru mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang diinginkan.
Turut serta membina kurikulum sekolah. Sesungguhnya guru merupakan seorang key person yang paling mengetahui tentang kebutuhan kurikulum yang sesuai dengan tingkat perkembangan murid.

Baca Juga :  Kadin Pariwisata OKUS Jon Akherman Menyampaikan Akan Hadir Artis Dangdut Ibukota Bakal Goyang Muaradua di HUT OKU Selatan Ke-19

melakukan pembinaan terhadap diri siswa (kepribadian, watak dan jasmaniah). Memompakan pengetahuan kepada murid kiranya bukan pekerjaan yang sulit. Tetapi membina agar menjadi manusia berwatak (berkarakter) sudah pasti bukan pekerjaan yang mudah.

Watak dan kepribadiannya, sehingga mereka memiliki kebiasaan, sikap, cita-cita, berpikir dan berbuat, berani dan bertanggung jawab, ramah dan mau bekerja sama, bertindak atas dasar nilai-nilai moral yang tinggi, semuanya menjadi guru.

Memberikan bimbingan kepada murid. Bimbingan kepada murid agar mereka mampu mengenal dirinya sendiri, memecahkan masalahnya sendiri, mampu menghadapi kenyataan dan memiliki stamina emosional yang baik, sangat diperlukan.
melakukan diagnosis atas kesulitan-kesulitan belajar dan kualitas atas kemajuan belajar.
Menyelenggarakan penelitian. Sebagai seorang yang bergerak dalam bidang keilmuan pendidikan maka ia harus memperbaiki cara bekerjanya.

Mengenal masyarakat dan ikut serta aktif. Guru tidak mungkin melaksanakan pekerjaannya secara efektif, jikalau guru tidak mengenal masyarakat secara utuh dan lengkap.

Baca Juga :  Tim Audit Itwasda Polda Sumsel Melakukan Pemeriksaan Senpi di Polres Oku untuk TA. 2023

Menghayati, mengamalkan, dan menyimpan Pancasila. Pancasila merupakan pandangan hidup bangsa yang merupakan sendi-sendi hidup dan kehidupan nasional, baik individu maupun masyarakat kecil sampai dengan kelompok sosial yang terbesar termasuk sekolah.

Turut serta membantu terciptanya kesatuan dan persatuan bangsa dan perdamaian dunia. Guru negara bertanggung jawab untuk mempersiapkan siswa menjadi warga yang baik. Pengertian yang baik adalah antara lain memiliki rasa persatuan dan kesatuan sebagai bangsa,
Turut menyukseskan pembangunan.

Pembangunan adalah cara yang paling tepat guna membawa masyarakat ke arah kesejahteraan dan kemakmuran bangsa. Pembangunan itu meliputi pembangunan dalam bidang mental spiritual dan bidang materil
Tanggung jawab meningkatkan peran profesional guru. Bertolak dari tanggung jawab guru yang telah dikemukakan maka dengan demikian guru sangat perlu meningkatkan peran dan kemampuan profesionalnya.

Tanpa adanya guru yang maksimal yang dimiliki oleh guru kiranya sulit bagi guru untuk mengemban dan melaksanakan tanggung jawab dengan cara yang sebaik-baiknya.

Wijaya dkk (1994:9), menyebutkan beberapa tanggung jawab yang memerlukan peningkatan khusus dari seorang guru, yaitu:

Tanggung jawab moral adalah setiap guru harus memiliki kemampuan menghayati perilaku dan etika yang sesuai dengan moral Pancasila dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  KAPOLRES OKU SAMBUT KEDATANGAN KAPOLDA SUMSEL DI MAPOLRES OKU

Tanggung jawab dalam bidang pendidikan di sekolah adalah setiap guru harus menguasai cara belajar-mengajar yang efektif, mampu membuat satu pelajaran, mampu dan memahami kurikulum dengan baik, mampu mengajar dikelas, mampu menjadi model bagi siswa, mampu memberikan nasihat, menguasai teknik-teknik mempersembahkan bimbingan dan layanan, mampu membuat dan melaksanakan evaluasi dan layanan lain.

Tanggung jawab guru dalam bidang kemasyarakatan adalah turut serta menyukseskan pembangunan dalam bidang kemasyarakatan, untuk itu guru harus mampu membimbing, mengabdi kepada dan melayani masyarakat.

Tanggung jawab guru dalam bidang keilmuan, yaitu guru sebagai keilmuan bertanggung jawab dan turut memajukan ilmu, terutama ilmu yang telah menjadi spesialisasinya dengan melaksanakan penelitian dan pengembangan.

Dengan demikian tugas dan tanggung jawab guru tidak dapat dibatasi oleh ruang dan waktu. Dia tidak dibatasi oleh keterbatasan jam dan kelas untuk mendidik. Karena proses belajar tidak hanya dilakukan di sekolah namun dibutuhkan di lingkungan untuk membentuk karakter dan kepribadian siswa, atau setidaknya dapat menjadi landasan yang berarti untuk bekal siswa selanjutnya.(red)

Print Friendly, PDF & Email

No More Posts Available.

No more pages to load.