Tindak Pidana Pemerasan Terungkap di Parkiran UB Mart, Oku – Tersangka Ditangkap

oleh -1149 Dilihat

 

Baturaja, 24 Oktober 2023

SIGAP86.COM – Kejahatan daring kembali menjadi sorotan publik setelah terungkapnya sebuah tindak pidana pemerasan yang terjadi pada Minggu malam, 22 Oktober 2023, di parkiran UB Mart, Kabupaten Oku. Kasus ini mengejutkan warga sekitar, ketika seorang pelapor, RO (19 tahun), menjadi korban pemerasan oleh tersangka, Indra Jaya  (20 tahun).

 

Menurut keterangan dari pihak berwenang, peristiwa tersebut bermula saat pelaku, Indra Jaya, mengirimkan pesan melalui pesan messenger kepada korban, yang berisi foto korban tanpa celana. Pesan tersebut kemudian dihapus oleh pelaku, namun kengerian bagi korban baru dimulai.

Baca Juga :  Poslantas Areal,Polres Lampung Tengah Sukses dalam Menjalankan Tugas

 

Kapolres Oku AKBP Arif Harsono SIK MH., melalui Kasi Humas Polres Oku AKP Budhi Santoso SH menerangkan “Pada pukul 22.00 WIB, Indra Jaya menghubungi korban dan mulai mengancamnya. Pelaku mengungkit foto tersebut dan memaksa korban untuk memberikan uang sebesar Rp. 3.000.000,-. Ancaman pelaku termasuk ancaman penyebaran foto dan video tersebut di media sosial, serta ancaman akan membunuh korban jika permintaannya tidak dipenuhi.

 

“Merasa takut dan terancam, korban akhirnya setuju untuk memberikan uang tersebut. Pertemuan antara korban dan pelaku terjadi pada Senin, 23 Oktober 2023, pukul 09.00 WIB di parkiran UB Mart. Pada saat itu, korban menyerahkan uang sejumlah yang diminta oleh pelaku.

Baca Juga :  Gerakan Pemuda Pemberantasan Korupsi Tuntut KPK RI Untuk Periksa Transaksi Keuangan Ketua DPRD OKU

 

“Beruntung, polisi dari Polsek Baturaja Barat mendapatkan informasi terkait peristiwa ini dan segera bertindak. Mereka berhasil menangkap Indra Jaya pada Senin, 23 Oktober 2023, sekitar jam 09.30 WIB, di lokasi parkiran UB Mart. Pelaku beserta barang bukti seperti dua unit handphone, sebuah switer, dan uang tunai sebesar Rp. 3.000.000,- dibawa ke Polsek Baturaja Barat untuk penyelidikan lebih lanjut,” tutup kasi Humas.

 

Hasil penyelidikan polisi juga mengungkap bahwa pelaku sebelumnya telah sering mengancam dan memeras korban. Kasus ini menjadi peringatan bagi semua untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial dan melaporkan setiap kasus serupa kepada pihak berwenang.

Baca Juga :  KPK Benarkan OTT Bupati Meranti dan Sejumlah Pihak!

 

Dalam peristiwa ini, aparat kepolisian berhasil mengambil tindakan cepat dan tanggap, menjadikannya contoh bagi para pelaku kejahatan daring. Kasus pemerasan ini kini akan diusut lebih lanjut oleh pihak berwenang untuk memastikan keadilan bagi korban serta memberikan pelajaran kepada pelaku tindak pidana daring. (Jim)

Print Friendly, PDF & Email

No More Posts Available.

No more pages to load.