Suap Jual Beli Jabatan Di P&K Kejari Cilacap Diduga Masuk Angin

oleh -1179 Dilihat

 

Cilacap,sigap86.com-
Kasus Praktik dugaan suap jual beli jabatan, yang saat ini sedang menjadi pembincangan hangat di lingkungan dinas P dan K Cilacap, Provinsi Jawa Tengah, serta di masyarkat kabupaten cilacap, yang saat ini sedang menjadi pertanyaan banyak pihak di masyarakat dan beberapa lembaga yang menyoroti terkait perkembangan kasus tersebut dan tentang pemanggilan beberapa oknum pejabat tertentu di pemerintah daerah Kabupaten Cilacap kini terkesan kejaksaan negeri Cilacap masuk angin (berita lanjutan).

Hal itu terlihat sangat jelas saat di mintai keteranganya media sigap86.com, Kepala Kejaksaan Negeri Cilacap Tri Ari Mulyanto SH, MH, melalui kasi Intelijen Dian Purnama dan Agus Suhartanto SH. Mh, menjawab pertanyaan media “Berani Kejari Cilacap” dalam hal itu pihaknya sudah melakukan pemanggilan terhadap oknum pejabat tertentu saat di minta keterangan secara resmi di kantornya pada Rabu (02/06/2021).

Adapun pemanggilan terhadap oknum pejabat tertentu pihaknya mengatakan klarifikasi, dan pihaknya juga tidak bersedia menjelaskan siapa nama-nama pejabatnya yang telah dipanggil.

Baca Juga :  Serah Terima Jabatan Dilingkungan Polres OKU

Lebih lanjut Dian kasi Intel kejaksan memberikan keterangan Terkait perkembangan kasus tersebut yang saat ini berbagai pihak banyak mempertanyakan, pihaknya juga tertutup dan tidak memberikan keteranganya.red

Justru sebaliknya pihak kejari cilacap saat di konfirmasi terkait hal itu, malah berusaha menghindar dan berbalik menyerang awak media sigap86.com seperti terkesan menutupinya terkait perkembangan kasus tersebut, serta berkali-kali berbalik mempertanyakan tentang legalitas perusahaan media dan terlihat begitu risih atas pertanyaan awak media dikantornya kemarin.

Jika di simpulkan terkait perkembangan kasus tersebut yang lagi ramai diperbincagkankan di lingkungan dinas P&K dan di tengah-tengah masyarakat umum cilacap, tentunya dapat menimbulkan banyaknya interprestasi yang tidak baik dari berbagai kalangan dimasyarakat, dan lembaga yang menyoroti Terkait penegakan hukum di wilayah kabupaten cilacap.

Begini Reaksi Lembaga BPI KPNPA-RI Kabupaten Cilacap Sutan Wijaya atau yang akbrab di panggil Buyung, mengapresiasi atas pemberitaan tersebut pihaknya sepakat korupsi, kolusi, nepotisme kongkalingkong suap (jual dan beli jabatan)harus diahiri.

Baca Juga :  DPRD OKU Menggelar Rapat Paripurna Ke V, Masa Persidangan ke 3 Dalam Rangka HUT Kabupaten OKU Ke 113

Lebih lanjut Buyung menyinggung Sesuai slogan bupati cilacap,
” Bangga membangun desa
Arti nya kita membangun Sdm (sumber daya manusia) para penyelenggara, pejabat pembuat kebijakan dalam tubuh struktur pemerintahan di kab cilacap sesuai dengan kemampuan potensi yang di miliki para pejabat tersebut.

Dengan beredarnya berita dugaan jual dan beli jabatan di lingkungan pemkab, kita jadi ragu dengan slogan tersebut kenapa ?… ungkapnya saat menghubungi media perssigap pada hari Rabu (02/06/2021).

Karena orang yang menduduki jabatan yang di maksud bukan lah yang kita harapkan, karena mereka duduk bukan berdasarkan kemampuan sdm nya, melainkan sdm sogok dan suap toh ujarnya.

Bagaimana mungkin akan tercapai bangga membangun desa(Negeri)
Membangun desa bukan sekedar membangun pisik insfrastruktur semata, yang utama adalah membangun mental, moral , SDM para pejabat pengambil kebijakan,
apalagi para oknum yang di duga satu persatu telah di panggil APH (kejari) disini APH harus terbuka menyampaikan nya siapa saja oknum yang di duga tersebut.

Baca Juga :  PJ Bupati OKU H Teddy Meilwansyah Diganjar Penghargaan Sertifikasi Eliminasi Malaria Dari Kemenkes RI

Usut tuntas, penegak hukum tidak perlu ragu Masyarakat barisan terdepan mendukung mensuport langkah yang di ambil APH.

Agar masyarakat tidak timbul pertanyaan dan kecurigaan terhadap APH, kami dari lembaga BPI KPNPA RI mendukung penuh pengusutan kasus tersebut dan
akan melakukan langkah langkah pulbaket terkait isue dugaan tersebut serta kami juga berharap terhadap rekan lsm lain nya dan juga rekan media sebagai corong informasi publik, selalu aktif melakukan investigasi mengumpulkan data data valid dalam pengungkapan kasus ini.

Sesat !! Ini Kelakuan Didi Yudi Cahyadi Anggota Dewan PKB Cilacap Bakalan Menyeret Ke Dewan Yang Lain
Pihaknya apresiasi sudah membukakan pintu masuk
Komisi A DPRD sebagai wakil rakyat(legislator) pengawasan
Salah satu nya kepegawaian (ASN)di lingkup pemkab harus pro aktif menyikapi kasus ini.

” Anda adalah wakil kami di parlemen sikapi teriakan masyarakat usut tuntas kasus ini “Pungkasnya (Sam).

Print Friendly, PDF & Email

No More Posts Available.

No more pages to load.