Petani Karet di Kabupaten OKU Menjerit, Dimusim Kemarau Getah Semakin Dikit dan Bahaya Api Sangat Mencemaskan

oleh -973 Dilihat

Kabupaten Ogan Komering Ulu(OKU)

SIGAP86 COM – Petani karet di Kabupaten OKU, Sumatera Selatan, saat ini sedang menghadapi tantangan serius. Musim kemarau yang berkepanjangan telah membuat persediaan getah karet semakin menipis, dan ancaman bahaya api semakin mengintensifkan ketegangan mereka.

 

Dalam beberapa bulan terakhir, curah hujan di wilayah ini hampir tidak ada, dan sinar matahari yang terik telah mengeringkan tanah, mengurangi produksi getah karet. Petani karet yang bergantung pada hasil kebun mereka merasa putus asa karena produksi getah yang menurun secara signifikan.

Baca Juga :  Oknum Kades Bedegung Kecamatan Semidangaji Kabupaten OKU Berinisial MY (55) Ditahan Jaksa

 

Masyarakat petani karet di Kabupaten OKU menggantungkan harapan pada musim hujan yang sebentar lagi diharapkan tiba untuk memulihkan keadaan. Namun, bahaya lain mengancam: bahaya kebakaran hutan dan lahan. Musim kemarau yang ekstrem meningkatkan risiko kebakaran, mengancam kehidupan dan sumber daya alam yang ada.

 

Pihak berwenang di Kabupaten OKU telah memobilisasi tim pemadam kebakaran dan mengadakan sosialisasi tentang pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Selain itu, mereka juga meminta masyarakat setempat untuk lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran.

Baca Juga :  Presiden Jokowi : Dari Bakauheni Ke Kota Palembang Kini ditempuh hanya 3,5 Jam Perjalanan

Situasi ini menunjukkan pentingnya dukungan dari pemerintah pusat dan lembaga terkait untuk membantu petani karet dan warga Kabupaten OKU dalam menghadapi krisis ini. Semua pihak berharap musim hujan akan datang lebih cepat dan membawa harapan bagi petani karet yang saat ini sedang menjerit akibat musim kemarau yang panjang dan bahaya api yang mengintai. ( Jim )

Print Friendly, PDF & Email

No More Posts Available.

No more pages to load.