Permasalahan Pasokan Air di PDAM Boster RS Sriwijaya Kembali Meresahkan Warga Villa Indah Permai

oleh -697 Dilihat

 

Baturaja, 29 Oktober 2023

SIGAP86.COM – Kekhawatiran muncul lagi di tengah warga Villa Indah Permai terkait permasalahan pasokan air di PDAM Boster RS Sriwijaya. Koordinator PDAM Boster RS Sriwijaya, Aidil, mengungkapkan bahwa kurangnya pasokan air dari Boster RS Sriwijaya serta Boster Bakung menjadi penyebab utama masalah ini.

Gangguan pasokan air hingga mencapai Villa Indah Permai telah mengakibatkan ketidaknyamanan sehari-hari bagi warga. Aidil menjelaskan bahwa pasokan air yang diberikan oleh Boster RS Sriwijaya belum mencukupi kebutuhan, menyebabkan kerap terjadinya gangguan dalam pendistribusian air, terutama pendistribusian air dari Boster Bakung ke Boster RS Sriwijaya seringkali tekor atau kurang nya jumlah kubik air yang dikirim dari Boster Bakung.

Baca Juga :  Dugaan BPN OKU Mengeluarkan Sertifikat Palsu dan Tidak Berpihak Dengan Masyarakat Kecil

Tidak hanya itu, kerusakan berulang pada jalur pipa semakin memperburuk situasi, husus nya jalur pipa untuk villa indah permai. Aidil bahkan terpaksa menggunakan dana pribadinya untuk membeli peralatan yang diperlukan guna memperbaiki infrastruktur PDAM. Ketika ditanya oleh awak media melalui WhatsApp mengenai anggaran perawatan dari PDAM Tirta Raja Kabupaten OKU, Aidil menjelaskan bahwa ada anggaran yang disediakan, namun ia terlebih dahulu menanggulangi kerusakan tersebut dengan sumber pribadinya sebelum mengajukan klaim ke PDAM OKU.

“Ada banyak kerusakan yang terjadi, seperti yang sedang terjadi pada intake 3, Bakung,” ujar Aidil melalui ketua RT 23, Sekarjaya, Budi Iskandar.

Warga Villa Indah Permai berharap bahwa pihak terkait segera memberikan perhatian serius terhadap permasalahan ini untuk memastikan pasokan air yang lancar dan memadai dalam pemukiman mereka.

Baca Juga :  Aksi Perampokan Uang Rp 591,4 Juta Dari Dalam Mobil Terekam CCTV, Kapolres OKU: Ada Kejanggalan

“Asalkan ada pasokan air yang lancar, kita bisa hidup dengan nyaman, tidak harus menunggu jadwal,” ungkap Asri, seorang warga Villa Indah Permai.

Arif juga menambahkan, “Harapannya, sampaikan keluhan ini kepada pihak PDAM. Satu jam pun sudah cukup, asal ada pasokan air. Jangan biarkan kami mengalami kesulitan seperti ini.”

Humaidi sebagai warga Villa Indah Permai menekankan bahwa masalah antara PDAM dan pelanggan tidak boleh disalahkan atas masalah internal PDAM itu sendiri.

Dalam hal ini warga merasa kecewa sebagaimana pelanggan yang selalu aktif untuk menjadi pelanggan yang baik dan taat, warga mengeluhkan debit air masih seperti biasanya dan terkadang tidak sesuai dengan ketentuan aturan pendistribusian air yang sebenarnya sedangkan pembayaran bulan september 2023 sampai 2x lipat dari 80 ribu menjadi 150 ribu perbulan nya yang harus dibayar ke PDAM.” Nah itulah dimana letak persoalannya, jadwal PAM hidup 2 hari sekali, lamanya masih sama aja, kadang tidak naek ketedmon, petugas pencatat  jarang datang memeriksa meteran,mungkin maen tembak saja,  jika masih seperti ini warga akan mempersiapkan gugatan classi action atas kerugian perdata yang disebabkan manajemen PDAM yang buruk,Tutur seorang pengacara di villa indah permai. (Jim)

Print Friendly, PDF & Email

No More Posts Available.

No more pages to load.