Perjuangan Heroik Kepala Desa Lubuk Batang Lama dan Warga dalam Memadamkan Kebakaran Kebun Karet Terusik oleh Kendala

oleh -990 Dilihat

 

Lubuk Batang Lama, OKU

SIGAP86.COM – Kepala Desa Lubuk Batang Lama, Jus Imani, bersama dengan warga desa, telah menunjukkan keberanian luar biasa dalam upaya mereka untuk memadamkan api yang melahap kebun karet milik warga. Kepala Desa Jus Imani dan penduduk lainnya menghadapi situasi yang sulit ketika api semakin membesar dan menyebar dengan cepat, mengancam kebun karet mereka.

 

Meski dalam situasi genting, kepala desa dan warganya mencoba untuk menghubungi Dinas Kebakaran Kabupaten OKU untuk meminta bantuan. Namun, mereka merasa kecewa karena tidak ada yang datang untuk membantu dalam penanganan kebakaran tersebut. Dinas Kebakaran memberikan berbagai alasan mengapa mereka tidak bisa segera merespon permintaan bantuan.

Baca Juga : 

 

“Kami merasa sangat kecewa dengan kurangnya perhatian dari dinas terkait dalam situasi seperti ini. Kami berjuang keras untuk melawan api yang terus berkobar, tetapi kami membutuhkan dukungan,” ujar Kepala Desa Jus Imani.

 

Upaya kepala desa dan warga semakin mendapatkan perhatian saat mereka menghubungi media melalui WhatsApp untuk meminta bantuan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Namun, mereka masih menghadapi hambatan.

 

Dinas Pemadam Kebakaran mengklaim bahwa mobil mereka rusak, sementara BNPB menyatakan bahwa mereka sedang sibuk memadamkan kebakaran di lokasi lain. Situasi ini menyoroti pentingnya perencanaan dan koordinasi yang baik dalam menangani bencana seperti kebakaran hutan.

Baca Juga :  Cukup Via Telpon Atau WhatsApp Ambulan YPN Akan Datang,Gampang Proses Nya.

 

Kepala Desa Jus Imani dan warga desa terus berjuang dengan segala daya yang mereka miliki untuk memadamkan api yang terus berkobar. Mereka berharap agar dinas terkait dan lembaga pemadam bencana dapat memberikan dukungan yang diperlukan dalam penanganan kebakaran ini, serta memperbaiki sistem koordinasi dalam merespon bencana serupa dimasa depan.

( Jim )

 

Print Friendly, PDF & Email

No More Posts Available.

No more pages to load.