Pengusaha Angkutan Batubara di Wilayah Sumsel Terkesan Remehkan Orasi Dari Masyarakat 

oleh -1015 Dilihat

Baturaja OKU,sigap86.com – Pengusaha angkutan batubara yang beroperasi di wilayah Sumsel, terutama di jalur Jalan lintas Sumatera melalui kabupaten OKU Induk dan OKU Timur, mendapat sorotan karena dinilai enggan mematuhi himbauan yang telah disampaikan sebelumnya.

Sebelumnya, masyarakat OKU pernah mengadakan orasi sebagai bagian dari upaya pencegahan armada batubara yang melewati wilayah mereka. Langkah tersebut bahkan sudah diulang beberapa kali oleh lembaga kontrol sosial dan warga OKU. Namun, tampaknya tindakan ini masih diabaikan oleh sejumlah pengusaha angkutan batubara.

Baca Juga :  Ratusan Aktivis Ternama Di Sumsel Gelar Aksi Solidaritas Atas Kasus KONI SUMSEL.

Pengusaha-pengusaha tersebut tampaknya berdalih dengan Pergub tertentu, sehingga terkesan mereka tidak memperhatikan perhatian khusus dari masyarakat OKU terhadap kerusakan jalan lintas Sumatera. Akibatnya, kenyamanan pengguna jalan lainnya terganggu.

Masyarakat masih berharap pemerintah Kabupaten bersama pemerintah provinsi dapat bekerjasama untuk mengatasi masalah ini. Tujuannya adalah menertibkan pengusaha angkutan batubara agar tidak mengganggu kenyamanan pengguna jalan lainnya. ( Jim )

Print Friendly, PDF & Email

No More Posts Available.

No more pages to load.