Pemkab OKU Selatan Lakukkan Kajian Resiko Bencana Alam

oleh -1354 Dilihat

Muaradua, Sigap86.com-
Wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) termasuk dalam wilayah yang cukup rentan terjadi bencana alam, mulai dari banjir, hingga tanah longsor. Untuk meminimalisir hal ini, Pemerintah Kabupaten OKU Selatan merangkul tim ahli dari Universitas Sriwijaya guna memetakan risiko bencana di Bumi Serasan Seandanan ini.

Bupati OKU Selatan, Popo Ali Martopo, B.Com., saat menerima kajian risiko bencana Kabupaten OKU Selatan di Ruang Rapat Terbatas Pemkab OKU Selatan, Rabu (07/04) siang mengungkapkan, dengan berbagai kondisi yang ada di lapangan setidaknya pemetaan dan kajian ini dapat mengurangi risiko yang dihadapi di lapangan.

Baca Juga :  Kapolres OKU Lakukan Anjangsana Ke Rumah Purnawirawan Polri

“Bencana memang bukan kehendak kita dan tidak bisa kita tolak. Tapi setidaknya ini meminimalisir risiko yang terjadi,” katanya.

Bupati Popo juga mengucapkan terimakasih atas semua pihak yang selalu siap siaga dalam menghadapi dan menanggulangi bencana di Kabupaten OKU Selatan. “Kita tidak ingin kalangkabut saat terjadi bencana. Mudahan ini jadi bekal kita menghadapi jika terjadi bencana dan meminimalisir risikonya,” ujarnya.

Ditambahkan Kepala BPBD Kabupaten OKU Selatan, Dony Agusta bahwa kajian ini sebagai pemutakhiran data untuk lima tahun ke depan sebagai pendukung dokumen untuk mengambil langkah jika dalam penanggulangan bencana. “Ini bagian dari pra bencana. Dalam pemutakhiran ini juga, kajian atau hasil selama lima tahun belakang jadi bahan untuk kajian pemutakhiran ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Polres Oku Ikuti Rapat Koordinasi Sentra Gakkumdu Kabupaten Oku

Sementara itu, dalam paparannya Tim Asistensi Tenaga Analisis Kebencanaan BPBD Sumsel, Sutopo menerangkan di Sumsel tidak banyak daerah yang memiliki kajian seperti OKU Selatan ini. “Mudah-mudahan ini dapat meminimalisir risiko dan semua pihak dapat mendukung hal ini,” kata Sutopo.

Berdasarkan hasil kajiannya, OKU Selatan memiliki beberapa risiko bencana yang menghantui mulai dari banjir hingga tanah longsor. Meskipun demikian, risiko yang dimiliki oleh Kabupaten OKU Selatan termasuk dalam risiko menengah.

“Ini dikarenakan kondisi Kabupaten OKU Selatan merupakan daerah perbukitan sehingga diperlukan kesiagaan untuk meminimalisir berbagai risiko ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Kepala BPN Sangat Marah Pihak PT. Minanga Ogan Mangkir Undangan Mediasi

Dalam kesempatan itu juga, Sutopo memaparkan sejumlah hal yang dapat dilakukan mulai dari pra bencana hingga pasca bencana.”pungkasnya.(Rika)

Print Friendly, PDF & Email

No More Posts Available.

No more pages to load.