Mantan Juru Ukur BPN OKU , Bantah Soal Nama nya Tercantum Dalam SHM Anggota KUD Minanga Ogan .

oleh -1337 Dilihat

 

Baturaja,Oku,Sumsel,Sigap86.com–Terkait masalah polemik yg sedang terjadi Di BPN OKU,07/04/2023.

Terkait masalah adanya dugaan mafia tanah di areal perkebunan sawit KUD Minanga Ogan bta, dugaan mafia tanah tersebut terkuak dari persoalan antara permasalah BPN Dgn H. Siswanto.

Lanjutan prihal masalah sengketa BPN dgn H. Siswanto dari pertama penelusuran kami sampai terbitnya pertama berita terkait masalah BPN dengan H. Siswanto berlanjut, penelusuran kami atas nama nama yg tercantum di dalam permasalahan ini saat kami investigasi langsung dgn orang yang terkait nama nya didalam surat yang diterbitkan oleh BPN OKU maka saat kami jumpai dan hasil dari investigasi kami dgn Bpk. PARIMIN yg saat itu sebagai juru ukur BPN OKU yg ditugas kan untuk mengukur areal perkebunan KUD Minanga Ogan ,dan salah satu nya SHM tanah atas nama,sainawa,roina,mulanta,mangasi dll, tersebut,” itu tidak benar, saya tidak pernah merasa mengukur tanah tersebut yang terletak di wilayah gunung meraksa,karna kalo mau mengukur tanah di wilayah tersebut pihak juru ukur harus bersama dgn team desa gunung meraksa yang saat itu kades nya sedang di jabat oleh pak H.Siswanto, jangan kan utk mengukur tanah tersebut bersama kepala desa gunung meraksa dan perangkatnya , bertemu pak Siswanto aja seumur hidup saya baru sekali ini,” ungkap nya.

Baca Juga :  Surat Perintah Nomor 862/IX/OPS 1,3/2023 untuk Operasi Zebra Krakatau 2023 Dikeluarkan Demi Kelancaran Pemilu Damai 2024

“Dulu memang pernah saya diminta utk mengukur tanah tersebut tapi di minta oleh pak Ngatiman sebagai juru ukur PT.Minanga ogan untuk di serahkan saja sama juru ukur minanga ogan dan kalo itu berkenaan untuk pembuatan surat sertifikat tanah maka itu tidak dibenarkan kalo juru ukur nya bukan langsung orang BPN, apalagi Kades beserta perangkat desa nya saja tidak mengetahui ” ungkap nya .

Parimin sebagai juru ukur BPN yg tercantum nama nya dalam buku sertifikat tersebut pun merasa aneh dan merasa di rugikan , karena kalau ada apa2 soal persoalan hukum diri nya merasa bisa terkait dgn persoalan hukum.

Baca Juga :  PPP Resmi Usung Ganjar Pranowo Sebagai Capres 2024

Menurut parimin , tidak pernah ada orang BPN mengukur lahan KUD minanga apalagi merincik persil,” saya saja tidak tahu soal sertifikat ini , kalau tidak ada persoalan ini” ,ujar parimin .

Di tambahkan parimin , prosedur pembuatan Sertifikat itu harus jelas , orang nya mana , batas batas nya , surat surat nya harus jelas , dan mengisi surat permohonan dan di ketahui team desa , yaitu kepala desa dan perangkat nya sebagai team ajudikasi tanah .

Di tanya kan pada bpk Parimin soal konsolidasi tanah , dan orang lama di pertanahan ini pun menjelaskan bahwa konsolidasi itu cuma penataan tanah dan di rapikan , bukan berpindah pindah tempat ,”masa iya tanah orang di depan pinggir jalan tiba2 terbit shm nya di belakang dan jauh , kan gak mungkin “. ungkap parimin .

Baca Juga :  Polsek Baturaja Timur Amankan Pelaku Pasal Pemberatan

Pada inti nya parimin selaku juru ukur dari BPN pada saat itu,kini ia membantah keras soal nama nya yg tercantum sebagai juru ukur dalam sertfikat anggota KUD Minanga Ogan , “saya tidak pernah merasa mengukurnya , dan itu tidak benar ” ungkap nya dengan nada lantang. (Team)

Dari keterangan tersebut diatas, membuktikan di duga jika ada persekongkolan jahat antara pengurus perkebunan kelapa sawit KUD minanga ogan dan BPN OKU ,yakni dalam pemalsuan dokumen dan terindikasi penggelembungan SHM juga perambahan hutan.
Wajar mendapat gelar mafia tanah yang mana saat ini sedang  gencar nya untuk di basmi sesuai intruksi Bpk. Presiden RI ,Bpk. Jokowi widodo berserta , penegak hukum tinggi lain,yaitu dalam memberantas mafia tanah .( Team )

Print Friendly, PDF & Email

No More Posts Available.

No more pages to load.