Korupsi Proyek Kemenpora, 10 Mantan Kades di Ogan Ilir Dituntut Penjara

oleh -1040 Dilihat

KPK,Palembang,sigap86.com- 10 orang mantan kepala desa di kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, terdakwa kasus korupsi pembangunan lapangan bola program dari Kemenpora dituntut hukuman selama 3 tahun denda Rp 50 juta subsider 3 bulan penjara.

Tuntutan itu disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Ogan Ilir dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Kls I A Khusus Palembang, Kamis 12 Januari 2023.

Selain 10 kades di Ogan Ilir, 2 kades dari kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, atas nama Habib Ansori dan Indro juga dituntut dengan tuntutan yang sama dalam persidangan tersebut.

Dalam amar tuntutannya, tim gabungan JPU Kejari Ogan Ilir dan Kejari Ogan Komering Ilir menuntut 13 terdakwa yang menyebabkan kerugian keuangan negara sebesar Rp1.040.000.000.

Baca Juga :  Relawan YPN Dengan Hikmat Turut Serta Dalam Acara Maulid Nabi Muhammad Saw 

Atas perbuatannya, para terdakwa dijerat Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan pasal 3 ayat 1 Jo Pasal 18 UU RI No 31 tahun 1999 dan UU RI No 20 tahun 2001 tentang perubahan UU No 31 tahun 1999 Tipikor Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

“Menuntut 10 terdakwa dengan hukuman selama 3 tahun denda Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan,” ucap JPU Kejari Ogan Ilir saat bacakan tuntutan.

Sementara itu untuk terdakwa Zainal Abidin, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang merupakan kontraktor pelaksana kegiatan dituntut dengan hukuman selama 6 tahun denda Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan dan dikenakan uang pengganti (UP) sebesar Rp 1,3 miliar.

Baca Juga :  Ungkap Kasus Tindak Pidana "Pencurian dengan Pemberatan" di Baturaja Timur

Apabila terdakwa tidak sanggup membayar uang pengganti sebagai kerugian negara, maka terdakwa akan dikenakan dengan hukuman 3 tahun penjara.

Sementara itu Supendi selaku penasihat hukum dari 10 terdakwa mengatakan, atas tuntutan yang diajukan oleh JPU dinilai terlalu tinggi karena para terdakwa hanya melakukan kesalahan administrasi.

“Untuk tuntutan tersebut kita akan melakukan pledoi, dan kami minta dan harapan kami bisa sesuai dengan perkara sebelumnya untuk 10 klien kita. Jadi klien kami tidak terlibat sama sekali menerima anggaran, hanya kesalahan klien kita tidak melakukan sesuai dengan perjanjian,” ujarnya.

Untuk diketahui, 10 mantan kades Ogan Ilir yang dituntut 3 tahun denda Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan tersebut, diantaranya:

Baca Juga :  KAPOLRES OKU SAMBUT KEDATANGAN KAPOLDA SUMSEL DI MAPOLRES OKU

Safri mantan Kades Tanjung Pinang II
Husni mantan Kades Tanjung Laut
Ferry Yanto mantan Kades Desa Burai
Zainal Abidin mantan Kades Tanjung Atap Barat
Ahmad Budiman mantan Kades Sentul
Ilham PJS Kades Tanjung Baru
Suhemi PNS Kantor Camat Payaraman/ mantan Kades Tanjung Lalang
Umarni PNS Kentor Camat Tanjung Batu/ mantan PJs Kades Tanjung Tambak
Hasan Basri PNS Kantor Camat Tanjung Batu/ mantan PJS Kades Bangun Jaya
Rasid PNS Kantor Camat Tanjung Batu/ mantan PJs kades
(Red)

Print Friendly, PDF & Email

No More Posts Available.

No more pages to load.