Kades Kepayang H.Sobari Bisa Jadi Penengah Kasus Penyemaran Nama Baik Salah Satu Wartawan

oleh -1244 Dilihat

Baturaja OKU,Sigap86.com-KadesKepayang H.Sobari tidak ada di kantor padahal masih pagi sekitar jam 08.30 wib saat wartawan mau silaturahmi sekaligus wawancara Masalah pengaduan ujaran kebencian terhadap Eliyadi selaku wartawan sigap86.com di kantor desa kepayang kecamatan peninjauan kabupaten OKU SUMSEL.” Kamis (03/06/2021).

Saya pergi ke kantor desa besama kakak samsili, untuk memintak solusi sama pak kades Kepayang H.Sobari atas pengaduan pencemaran nama baik saya, yg di laporkan oleh saudra Alfia suami dari Mardalena, tetapi di saat datang ke kantor desa kepayang sekitar jam 08.30 wib, saya tidak ketemu sama dengan kades malah bertemu dengan perakat desa dua orang mirna wati dan merin, mengatakan pak kades lagi rapat di kecamatan peninjauan.” Dua orang tadi.

Kerumahnya aja kalau ada masalah penting.” Ujar Wati.

Baca Juga :  Cegah Penyebaran Nyamuk Aedes Aegypti, Kepala Desa Sukamaju Dampingi Petugas Kesehatan Laksanakan Fogging

Tetapi saya bilang saya mau nemuin pak kdes di waktu jam kerjanya saja.” Ujar yadi.

Lalu mirna jawab ada hal apa penting atau tidak, saya bilang penting,mereka menyuru saya ya suda tungu saja, saya jawab ya.” Ujar yadi.

Sekitar jam 09.30 wib saya dan kakak saya Samsili nunggu pak kades ada kadus kepayang 1 yang bernama Yoni, lalu dia bilang teemuin saja di rumanya, kami yang ada di kantor desa tagung jawab kalau ada apa-apa.kata Yoni.

Lalu saya bilang oke kalau memang sudah begitu jawaban kalian semua begitu setelah itu saya datang kerumah pak kades saya tidak bertemu dengan pak kades malah bertemu dengan ibu kades Hj.bunyana lalu Dia bilang ada perlu apa.”kata Yana.

Baca Juga :  Semarak HUT RI Ke 78 Di RT 8 RS. Sriwijaya Baturaja Timur

saya bilang ada yg mau di sampaikan karena ini hal yang sangat penting.”kata Yadi.

Sampaikan saja nanti saya sampaikan sama bapak.”kata yana.

saya bilang ini tidak bisa karena kita butuh pedapat dari pak kades.” Ujar Yadi.

Ya nanti saja kalau dia ada biar saya saja nyampaikanya karna ini sangat penting dengan solusi dari pak kadesnya, lalu saya pergi kerumah sebelanya, saya lihat kakak saya dan Budi Utomo menantunya pak Sobari, itu sedang ada percakapan saya degar mereka sedang bahas tentang kasus saya pada Budi Utomo kami di surunya temuin pak kadesnya di peninjauan saja lagi di polsek katanya.”kata Budi.

Saya bilang ngegak bisa karena saya mau mintk solusi dari pak kadesnya dulu karena kita warga nya.”Kata Yadi.

Baca Juga :  MENOLAK LUPA: Transformasi Luar Biasa Jalan Provinsi di Kab.OKU Sumsel di Bawah Kepemimpinan Gubernur H. Herman Deru

Gimana solusi terbaiknya, karena kasus ini mau saya adukan balik, tapi sebelum itu kami harus mintak pedapat dari pak kadesnya dulu, gimna terbaik menurut kades.” Ujar Yadi.

Budi jawab ya benar itu karna kalian masih warganya semua setelah itu kami pergi ke kantor desa lagi untuk menemuin pak kadus kampung empat yang bernama Laimi, tetapi saat itu Kadus Laimi lagi tidak masuk kantor lalu kami datang kerumanya rupanya dia tidak ada juga dirumahnya lagi pergi, jawab dari istrinya kadus kapung empat ada kepentingan pribadi.”katanya.

Selama masahlah saya ini belum selesai berita Bersambung.” Pungkasnya (Eliyadi/Tim).

Print Friendly, PDF & Email

No More Posts Available.

No more pages to load.