Dian, Pemilik Arisan Bodong, Dituntut 3 Tahun 6 Bulan Penjara

oleh -763 Dilihat

BATURAJA, SIGAP86.COM – Kasus arisan bodong yang telah menghebohkan masyarakat dengan ratusan korban, yang dipimpin oleh Dian Rizky Purnama Sari alias Dian sebagai pemiliknya, saat ini mengalami perkembangan penting. Sidang lanjutan kasus ini telah mencapai tahap tuntutan dari jaksa penuntut umum.

 

Pada sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Baturaja pada Kamis, (7/9/2023), Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu (OKU) melalui jaksa penuntut umum mengajukan tuntutan 3 tahun 6 bulan penjara kepada terdakwa masing-masing.

 

Tuntutan ini dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Abdullah Arby SH MH dalam sidang di PN Baturaja pada Kamis (7/9/2023) kemarin. “Masing-masing terdakwa dituntut dengan hukuman 3 tahun 6 bulan penjara,” kata Kasi Pidum Kejari OKU Erick Eko Bagus Mudigdho SH MH, yang diwakili oleh JPU Abdullah Arby SH MH, dalam wawancara di ruangannya pada Jumat (8/9/2023).

Baca Juga :  Pengurus DPC LSM Elang Mas OKU Silaturahmi Sekaligus Audiensi Dengan Kaban Kesbangpol OKU.

 

Menurut Arby, tuntutan ini didasarkan pada fakta persidangan di mana terdakwa terbukti melanggar Pasal 378 jo Pasal 55 Ayat 1 KUHPidana dengan tuntutan hukuman maksimal 4 tahun.

 

Arby menjelaskan bahwa beberapa hal yang memberatkan terdakwa meliputi menyebabkan kerugian materiil kepada banyak orang, menciptakan kegaduhan di tengah masyarakat, telah mengambil manfaat dari tindakannya, dan mencoba melarikan diri.

 

“Sementara itu, hal-hal yang meringankan terdakwa adalah perilaku sopan terdakwa selama persidangan, tidak memiliki riwayat pidana sebelumnya, serta penyesalan terdakwa atas perbuatannya,” tambahnya.

Baca Juga :  Polres OKU Gelar Simulasi Sistem Pengamanan (Sispam) Kota Menjelang Pemilu 2024

 

Dalam persidangan yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim I Made Gede Kariana SH bersama hakim anggota Teddy Hendrawan Anggar Saputra SH dan Yessi Oktarina SH, terdakwa Dian memberikan pembelaan lisan dengan memohon keringanan hukuman kepada majelis hakim. Dia menunjukkan alasan memiliki anak kecil yang masih membutuhkan kasih sayang orang tua.

 

Selama persidangan, beberapa barang bukti telah dikembalikan kepada pihak leasing dan korban, termasuk satu unit mobil Honda Brio berdasarkan sertifikat fidusia, serta sepeda motor, perangkat elektronik seperti HP, uang tunai, dan sembako yang dikembalikan kepada korban melalui saksi Ria Wulandari berdasarkan surat kuasa.

Baca Juga :  Pelaku Penusukan Jamaah Mushola Dua Bulan Lalu, Dinyatakan Gangguan Jiwa

 

Demikianlah perkembangan terkini dalam kasus arisan bodong yang melibatkan Dian sebagai pemiliknya. Kasus ini tetap menjadi sorotan publik dan akan terus dipantau hingga putusan akhir dari pengadilan. (rell/Jim)

Print Friendly, PDF & Email

No More Posts Available.

No more pages to load.