Densus 88: Kelompok Dilampung Berencana Serang Polisi.

oleh -1039 Dilihat

Jakarta,sigap86.com- Densus 88 Antiteror Polri mengatakan enam teroris jaringan Jamaah Islamiyah yang berada di Lampung sudah merencanakan amaliyah atau serangan kepada anggota Polri.

“Jadi kebanyakan dari kelompok ini merencanakan amaliah ke kelompok atau ke petugas polisi,” kata Juru Bicara Densus 88 Kombes Aswin Siregar dalam konferensi pers, Kamis (13/4/2023).

Namun, Aswin tidak menjelaskan lebih lanjut ihwal rencana amaliyah dari kelompok tersebut. Termasuk target asli hingga rencana penyerangan tersebut.

Sementara itu Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menyebut pihaknya saat ini masih melakukan pengembangan terkait pengungkapan tersebut.

Baca Juga :  Gelar Silahturahmi DPC LSM Elang Mas Kabupaten OKU Sekaligus Penyerahan SK Dan KTA.

“Kami sampaikan bahwa petugas densus tidak akan berhenti dalam melakukan tindakan pencegahan maupun penindakan dalam memberantas terorisme di Indonesia,” ujarnya.

Sebelumnya Densus 88 Antiteror Polri telah menangkap total enam teroris di kawasan Mesuji dan Umbul Way Kiri, Margorejo Margosari, Kecamatan Pagelaran, Pringsewu, Lampung, dua hari lalu.

Enam teroris tersebut berinisial NG alias BA alias SA, ZK, PS alias JA, H alias NB, AM dan Ki alias AS. Dua orang di antaranya terpaksa ditembak lantaran melawan petugas.(*).

Baca Juga :  Kades Batumarta Unit 1 Gelar Tasyakuran Aqiqah Anak Ketiga R.A Qirani Shafana Almahyra.

Sementara salah satu anggota Densus 88 Antiteror Polri berinisial Bripda JO terluka dan kini tengah dirawat secara intensif.

Beberapa tersangka terkait dengan Zulkarnaen, buronan Densus 88 Antiteror selama 18 tahun, yang merupakan bagian dari kelompok JI berbasis di Indonesia yang terafiliasi dengan Al Qaeda.

Ia juga terlibat dalam banyak aksi teror bom, seperti bom Bali yang menewaskan 202 orang, pemboman di gereja pada Natal dan tahun baru, telah menyasar hampir 20 gereja selama tahun 2000 sampai dengan 2001.

Baca Juga :  Pencurian dengan Pemberatan di Warung 86 Desa Sukamaju, Oku

Zulkarnaen juga otak bom di rumah duta besar Filipina di Jakarta tahun 2000, bom Hotel Marriot Jakarta tahun 2003, dan bom Kedutaan Besar Australia pada tahun 2004.

Selain itu, Upik Lawangan yang juga tokoh JI ditangkap oleh Densus 88 Antiteror di Lampung pada 23 November 2020. Ia dijuluki sebagai “profesor” karena ahli membuat bom dan senjata api rakitan baik yang otomatis ataupun manual.(Red)

Print Friendly, PDF & Email

No More Posts Available.

No more pages to load.