Aniaya Wartawan Saat Melaksanakan Kegiatan Jurnalistik, Sekretaris Karang Taruna Kabupaten OKU di Laporkan ke Polisi

oleh -694 Dilihat

BATURAJA

SIGAP86.COM – Sekretaris Karang Taruna Kabupaten OKU bersama rekan-rekanya dilaporkan ke polisi atas dugaan penganiayaan terhadap Yuliadi Darmawan, seorang wartawan online yang sedang menjalankan tugas jurnalistik di Sekretariat Karang Taruna Kabupaten OKU. Peristiwa ini terjadi pada Jumat lalu, tanggal 29 September 2023, di salah satu rumah yang digunakan sebagai Sekretariat Karang Taruna, berlokasi di Jalan Profesor Dr. Hamka, Kelurahan Sukaraya, Kecamatan Baturaja Timur, tepatnya di depan Klinik mata Dr. Herawati.

 

Peristiwa penganiayaan ini berawal ketika Yuliadi Darmawan, seorang wartawan dari Suaranusantara.online/news, bersama Mukti Ali, hendak mengkonfirmasi Zulkipli mengenai penggunaan dana hibah sebesar 200.000.000 yang diterima oleh Zulkipli dari Dinas Sosial Kabupaten OKU. Mukti Ali mengungkapkan bahwa kabar yang beredar di masyarakat menyebutkan bahwa pengusulan dana hibah dari Dinas Sosial Kabupaten OKU pada APBD OKU tahun 2023 sebesar 1 miliar. Namun, saat mereka mengkonfirmasi hal ini kepada Dodi, Kabid Dinas Sosial Kabupaten OKU, Dodi mengklarifikasi bahwa dana hibah tersebut sebesar 200 juta dan sudah dikirim ke Zulkipli, Sekretaris Karang Taruna Kabupaten OKU.

Baca Juga :  Teddy Meilwansyah Puji Inovasi Kades Karang Dapo.

 

Mukti Ali menjelaskan, “Ketika kami melakukan konfirmasi pada Zulkipli di salah satu rumah di Kelurahan Sukaraya yang mirip kantor pada Jumat kemarin, saat Yuliadi Darmawan mengambil rekaman video dan mengarahkan kamera ponselnya ke seorang perempuan di dalam ruangan tersebut, perempuan itu tidak setuju direkam. Kemudian suami dari perempuan tersebut marah dan menarik baju Yuliadi Darmawan dari belakang lalu menyeretnya ke ruangan depan. Setelah itu, Darmawan ditarik lagi ke dalam oleh Zulkipli dan ponselnya dirampas.”

Baca Juga :  Kepala BPN OKU  Rosidi.A.Ptnh.SH.MH Memfasilitasi Mediasi Sengketa Lahan Masyarakat Dengan PT.Minanga Ogan.

 

Yuliadi Darmawan, wartawan Suaranusantara.online/news, mengonfirmasi peristiwa tersebut. Dia mengatakan bahwa saat dia mencoba merekam percakapan antara Mukti Ali dan Zulkipli, seorang perempuan di dalam ruangan tersebut tiba-tiba marah dan menolak direkam saat kamera ponsel Yuliadi diarahkan padanya. Selanjutnya, Zulkipli merampas ponsel Yuliadi dan memerintahkan agar rekaman video tersebut dihapus. Dalam suasana tegang, Yuliadi mencoba merebut ponselnya yang dirampas oleh Zulkipli, yang kemudian akhirnya memberikannya kembali.

 

Yuliadi Darmawan, didampingi Mukti Ali, telah melaporkan peristiwa tersebut ke SPKT Polres OKU pada Senin (2/10/23) pukul 11.30 WIB. Kejadian ini terjadi pada pukul 15.30 pada hari Jumat sebelumnya. Saat ini, penyelidikan berdasarkan Surat Penerimaan Laporan (STPL) Nomor STTPLP)144/IX/2023/SPKT Polres Ogan Komering Ulu dan Surat Laporan Polisi Nomor LP/B/144/X/2023/SPKT/ Polres Ogan Komering Ulu Polda Sumatera Selatan masih menunggu dilanjutkan karena terjadi pemadaman listrik sekitar pukul 12.00 WIB.

Baca Juga :  Waka Polres OKU Sampaikan Larangan Dari Polda Sumsel, Terkait Larangan Memutar House Musik di Orgen Tunggal

 

Zulkipli, Sekretaris Karang Taruna Kabupaten OKU, saat dikonfirmasi melalui Ahwan, penjaga kantor, mengatakan bahwa Zulkipli sedang tidak berada di tempat. “Pak Zul lagi ke Palembang, pagi tadi berangkat,” ujarnya kepada portal ini.( * )

Print Friendly, PDF & Email

No More Posts Available.

No more pages to load.